--> Skip to main content

Sebelum Terlambat, Cegah Tertular Virus Corona Dengan Daun Ini !

Pandemi virus corona sudah menyebar ke lebih dari 200 negara di dunia.  Banyak orang yang berspekulasi cara pencegahan, penularan, hingga agar tidak tertular.

Tak dimungkiri, banyak beredar mitos di masyarakat seputar virus corona. Tak sedikit informasi yang tidak akurat atau hoaks berkembang sejak kemunculan virus Corona Covid-19.



Hal itu seiring membanjirnya informasi yang hadir ke hadapan publik. Diperlukan kebijaksaan serta pikiran jernih untuk memilih informasi sehingga justru tidak merugikan diri sendiri, semisal makin membuat cemas atau khawatir dengan situasi terkini.

Masyarakat juga diharapkan hanya mengakses atau memperoleh informasi dari sumber-sumber tepercaya.



Corona atau COVID-19 semakin mewabah. Lembaga kesehatan internasional atau WHO menyatakannya sebagai pandemi, karena menyebar dengan sangat massif di seantero dunia. Negara-negara di dunia berada dalam ancaman virus mematikan tersebut. Berbagai hasil penelitian yang dilakukan lembaga-lembaga kesehatan dan perguruan tinggi, untuk mencari formula yang tepat sebagai upaya mencegah virus corona juga dilakukan.


Pencegahan virus corona tak hanya cukup dengan perlawanan dari luar , namun juga harus ditangkal dari dalam dengan mengkonsumi makanan untuk meningkatkan imun tubuh.

Hal tersebut membuat rempah-rempah seperti jahe, temulawak, kunyit dan sebagainya menjadi laris diburu masyarakat. namun ternyata, selain bahan-bahan di atas ternyata daun kelor juga disebut dapat menangkal virus corona, lho?

Sejumlah siswi Jurusan Farmasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) HKTI 1 Klampok Purwareja, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, mengolah daun kelor menjadi minuman dan makanan ringan.

Daun kelor yang kaya antioksidan diyakini baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga konsumennya dapat terhindar dari virus corona.



Inovasi Daun Kelor untuk Tangkal Corona

Olahan makanan dan minuman dari daun kelor memang masih terbatas.

Maka dari itu, siswi dari Banjar ini kemudian berinovasi agar daun kelor lebih menarik untuk dikonsumsi. Beberapa inovasi makanan dan minuman berbahan daun kelor yang dibuat yaitu teh tarik, cokelat dan aneka kue kering.

Salah satu siswi, Kuni Nafiatul Mubarokah menjelaskan, sebelum dijadikan bahan makanan atau minuman, daun kelor diolah terlebih dahulu menjadi serbuk. Daun kelor segar dibersihkan kemudian dikeringkan dengan oven dan ditumbuk.


"Untuk membuat teh tarik, bahan-bahan yang digunakan sama dengan teh tarik pada umumnya,
seperti susu serbuk, susu kental manis, kemudian dicampur dengan serbuk daun kelor," kata Kuni saat ditemui baru-baru ini.

Kuni bersama teman-temannya memilih  sebagai bahan makanan dan minuman karena sangat mudah didapatkan daun kelor.  Selama ini daun kelor oleh kebanyakan orang hanya dimanfaatkan untuk membuat sayur bening.



Siswi lainnya, Yumna Fitriani, memilih daun kelor sebagai bahan pembuatan kue kering. Pembuatannya pun sederhana, bahan-bahan kue kering dicampur menggunakan serbuk daun kelor dan dioven selama 30 menit.

"Saya buat moringa cookies namanya. Bahan-bahannya ada margarin, gula halus, dimixer dulu, kemudian masukkan keju sama serbuk daun kelor.


Dimixer lagi, ditambah santan dan tepung tapioka," ujar Yumna.
Sementara itu, Kepala SMK HKTI 1 Purwareja Klampok Nanang Kosim mengatakan, inovasi tersebut didasari atas merebaknya virus corona yang terjadi akhir-akhir ini.

"Kami berpikir bagaimana membuat produk yang dapat menangkal virus tersebut.


Intinya sebenarnya untuk meningkatkan imunitas tubuh, sehingga virus tersebut tidak bisa masuk ke dalam tubuh kita," jelas Nanang.
Nanang mengatakan, berdasarkan penelitian para ahli daun kelor telah teruji khasiatnya.

"Sudah banyak penelitian mengenai daun kelor, kami hanya meneruskan karena khasiatnya sudah teruji untuk meningkatkan daya tahan tubuh," kata Nanang.


Kelor atau moringa oleifera ini, di beberapa daerah Jawa, justru hanya dianggap sebagai tanaman yang hanya digunakan untuk ritual tertentu, seperti memandikan jenazah atau mengusir hantu dan jin. Padahal, dari sisi medis, kelor sangat bermanfaat untuk kesehatan.

Dalam sebuah tulisan di lifestyle.kompas.com , disebutkan ada puluhan manfaat dan khasiat daun kelor. Antara lain memberikan nutrisi untuk tubuh. Daun kelor adalah sumber vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh.

Tercatat dalam sekitar 20 gram daun kelor yang telah dipotong-potong, terkandung nutrisi sebagai berikut:

1. Protein: 2 gram

2. Vitamin B6: 19% dari rekomendasi konsumsi harian

3. Vitamin C: 12% dari rekomendasi konsumsi harian

4. Zat besi: 11% dari rekomendasi konsumsi harian

5. Riboflavin (vitamin B2): 11% dari rekomendasi konsumsi harian

6. Vitamin A: 9% dari rekomendasi konsumsi harian

7. Magnesium: 8% dari rekomendasi konsumsi harian

Tentunya, itu hanyalah kandungan nutrisi, masih banyak lagi manfaat lainnya yang dihasilkan daun kelor. Mulai dari kaya akan antioksidan, mencegah kanker, menurunkan kadar gula darah, meredakan peradangan, menurunkan kolestrol,mencegah keracunan arsen, membantu daya ingat, berpotensi mengatasi infeksi bakteri, baik bagi perempuan yang menopause, baik untuk anak yang malnutrisi, menambah libido, dan masih banyak lagi manfaat lain dari daun kelor itu.
Loading...
Loading...
Loading...
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar