--> Skip to main content

Teori Evolusi Darwin , 11 Sanggahan dan Jawab nya part 2

Teori evolusi darwin - Postingan ini berisi beberapa sanggahan lanjutan mengenai teori darwininsme . Artikel ini merupakan kelanjutan dari Teori evolusi, 11 tuduhan popular dan jawaban nya pada postingan sebelum nya .



4‌. "Teori evolusi menyatakan bahwa kehidupan terjadi secara kebetulan dan muncul dengan sendirinya dari alam"

Evolusi bukanlah ilmu yang mempelajari tentang asal muasal (penciptaan) makhluk hidup. Evolusi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang asal muasal keberagaman makhluk hidup. Mempelajari asal muasal makhluk hidup adalah bahasan teori abiogenesis modern, bukan evolusi. Menurut gua fatal dan bodoh bila ingin menyanggah teori evolusi tapi tidak paham hikayat teori tersebut.

Teori evolusi dan teori abiogenesis memang bersinggungan, dalam kaitan makhluk hidup awal. Tetapi bahasan kedua teori ini memiliki ranah yang beda dalam inti permasalahan. Mengkaitkan keduanya dalam itikad menyanggah teori evolusi justru mempertontonkan ketidakpahaman dalam membedakan keduanya. Ironis boss, padahal membedakan abiogenesis dan evolusi ga sesulit perjaka bedain mana lobang kencing mana lobang ngewe. Hueheheheh



5. "Teori evolusi menyatakan bahwa manusia berasal dari monyet"

Menyesatkan. Itu pandangan gue pertama kali denger tuduhan begini. Pertama, tidak ada seorang tokoh evolusionis pun yang pernah menyatakan bahwa manusia berevolusi dari monyet. Jika ada silahkan bawa makalahnya ke sini (sampe jakarta jadi hutan jg ga bakal ada).

Kedua, sudah pasti pandangan ini berasal dari ketidakpahaman taksonomi. Jelas-jelas di taksonomi ditulis manusia berada di famili hominidae. Lalu bagaimana ceritanya monyet dengan beragam familinya (silahkan cek di wiki) bisa berevolusi lintas famili? Konyol!

Ketiga, kebanyakan orang yang berasumsi begini pasti terkena hoax gambar monyet menjadi manusia. Ada kuota kan mbah ? coba tonton video ini :




Keempat, berdasarkan uji genetis, manusia dengan monyet telah mengalami percabangan evolusi kira-kira 22-25 juta tahun lalu. Jangankan dengan monyet, dengan kera saja yang merupakan sepupu jauh kita telah mengalami percabangan evolusi kira-kira 11-14 juta tahun yang lalu. Jangan bilang ngana gatau beda monyet dengan kera? Pinjem buku biologi anak SMP gih biar paham!

Tanggapan gua terhadap tuduhan ini, sepertinya bisa monyet berevolusi jadi manusia, tapi tunggu sampe Alexandra Daddario mau nerima berliter-liter pejuh gua di mekinya. Gua crott crottin dulu ampe puas pintu depan pintu belakang, abis itu ajak warga semprot untuk pesta GB ria, pasang FR nya sampe jadi juara FR. Kalo itu kejadian, gua baru yakin monyet bisa berevolusi jadi manusia.


6. "Evolusi adalah bualan. Sebab jika moyang manusia adalah kera, kok sampe sekarang kera tetap kera tidak jadi manusia atau manusia purba?"


Sebenarnya pertanyaan ini masih memiliki kaitan dengan pertanyaan sebelumnya. Akan lebih mudah memahami jawaban di pertanyaan ini jika lau nonton terlebih dahulu video yang ane sisipkan diatas. Lalu sekarang kita lihat pandangan para ahli.

"Asking why an archaic human isn't evolving from gorillas today is like asking why the children of your cousins don't look more like you,” kata Matt Tocheri, seorang dosen antropologi di Lakehead University dan peneliti dari Program Asal Manusia di National Museum of Natural History. Lau perlu memahami, evolusi itu tidak linear melainkan bercabang dan gradual. Seringkali kesalahpahaman thd evolusi terjadi karena mengira evolusi itu linear.

Perlu dipahami, dalam taksonomi (lagi-lagi nomi eh nomi) satu-satunya homininii yang tersisa di muka bumi hanya tinggal kita manusia (homo sapiens). Silahkan tanya mbah gugel homininii apa saja yang telah punah. Dalam ordo kita berbagi tempat bersama spesies yang masih tersisa yaitu kera besar (orangutan), gorila, simpanse, dan bonobo. Ordo ini disebut hominidae. Neanderthal, Australopithecus, manusia purba lain yang telah punah juga masuk dalam ordo ini.

Hasil uji genetika, sekitar 11-14 juta tahun lalu kera besar (Homininae) mengalami percabangan evolusi dari moyang bersama (common ancestor) dengan manusia. Percabangan ini lalu menurunkan spesies orangutan yang kita kenal saat ini. Lalu sekitar 8-9 juta tahun lalu moyang bersama kita melakukan percabangan evolusi lagi dengan keluarga gorillini, yang kemudian menurunkan spesies gorila yang kita kenal saat ini. Pada 4-7 juta tahun lalu moyang bersama kita melakukan percabangan evolusi kembali dengan keluarga pan yang kemudian menurunkan spesies simpanse dan bonobo saat ini. Sehingga makhluk yang saat ini kita sebut kera, gorila, simpanse tidak bisa dianggap moyang melainkan hanya saudara jauh hasil percabangan evolusi.

Selama 10 juta tahun terakhir, kera-kera ini sudah memiliki percabangan evolusi nya masing2 dan beda dari manusia. Mereka ga bisa coii muter waktu atau berevolusi mundur trus berharap jadi manusia. Lagian belom tentu mereka mau jadi manusia, ngoahahaha.

Sampai disini kita harus paham, arah evolusi manusia dan homininae lain yang masih tersisa sudah berbeda. Jangan lagi ngana berharap suatu saat mereka jadi manusia. Kecuali mungkin bila manusia sudah punah, mereka bisa aja mengambil puncak rantai evolusi menggantikan manusia.

Berlanjut ke part 3 : Teori darwinisme , 11 sanggahan dan jawaban nya
Loading...
Loading...
Loading...
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar