--> Skip to main content

Teori Evolusi , 11 Tuduhan Popular dan Jawaban nya

Teori evolusi - Pernah gak sobat berpikir dengan beragamnya makhluk hidup yang ada saat ini? Tenang, ente tidak sendirian sobat !. Anaximander dari Miletus pernah mempertanyakan tentang keberagaman makhluk hidup dari 600 tahun SM. Dan dia tidak sendirian, ada pula Al Jahiz seorang cendikiwan muslim, Aristoteles, Jean Lamarck, dan masih banyak lagi.

Lanjut baca di part 2 : Teori evolusi darwin , 11 sanggahan serta jawaban nya



Berbicara tentang keberagaman makhluk hidup, jawaban nya ada pada Teori Evolusi. Tokoh-tokoh di atas adalah tokoh yang menemukan kepingan-kepingan puzzle dari gagasan awal teori evolusi pra darwin (meskipun tidak linier tapi berkaitan). Baru masa Darwin teori evolusi disajikan lebih ilmiah lengkap dengan pengamatan dan uji hipotesis.

Teori evolusi bukanlah ilmu pengetahuan yang mati. Jika ente merasa teori evolusi tidak mengalami perkembangan setelah diterbitkan buku On The Origin of Species karya Darwin pada tahun 1859, mungkin ngana kurang update.


Lebih dr 150 tahun, teori evolusi terus berkembang pesat setelah Charles Darwin mendirikan pijakan utamanya. Di masa kini, teori evolusi jauh lebih mutakhir seiring dengan penemuan fosil-fosil baru dan berkembangnya ilmu pengetahuan lain yang mampu mendukung teori evolusi, misalnya studi biogenetika (DNA, mtDNA, RNA). Teori evolusi modern saat ini jauh lebih berkembang, dan kini disebut sbg teori sintesa modern.

Namun seringkali ditemui kekeliruan di kalangan awam tentang pijakan teori evolusi. Dampaknya tentu saja teori evolusi dianggap sebagai teori bualan yang dogmatis tanpa pembuktian. Akhirnya tidak sedikit teori ini ditolak di mana-mana. Nah di tulisan kali ini gua coba mengupas tuduhan-tuduhan yang mencoba mematahkan evolusi beserta jawabannya. Semua daftar tuduhan ane mulai dari yang paling mudah dipahami (baca : idiot argument) sampai yg paling kompleks (baca : smart argument).

Baca juga : Ilumintai , apa dan siapakah mereka ?

Tulisan ini tidak dimaksudkan agar sobat mempercayai teori evolusi. Sains tidak menuntut ente utk mempercayainya, tapi sains meminta kamu utk memahaminya. Jadi jangan dipercaya tapi dipahami, sebab kepercayaan itu ranahnya iman.


1. "Teori evolusi cuma sebatas teori. Terbukti evolusi masih disebut teori bukan hukum"

Penulis pastiin ini puncak ketololan dari argumen utk menyanggah teori evolusi. Mengapa? Karena dipastikan yang menggunakan argumen ini ga paham definisi dari teori, hukum, dan hipotesis dalam kaidah ilmiah. Entah itu karena awam sains, lalai dalam melihat makna, atau hal2 lain diluar itu.

Dalam perspektif ilmiah, definisi teori adalah hipotesis yang sudah teruji (melalui pengamatan dan eksperimen). Teori ilmiah berisi pemahaman terhadap suatu gejala ilmiah beserta penjelasanya. Untuk hipotesis sendiri pasti paham maksudnya dong (belajar ulang metodologi penelitian jika blm paham).

Sedangkan hukum (atau prinsip) adalah aturan-aturan yg ditetapkan dgn rumus matematis. Dalam hukum ilmiah kita belajar mekanika suatu gejala ilmiah yang telah dirumuskan. Kebanyakan hukum ilmiah itu ada dari ranah fisika dan matematika. Tapi kalau mau belajar biologi yang bersinggungan dengan rumus silahkan belajar biogenetika yang di sana jg ada pembahasan teori evolusi dengan dasar perhitungan mulai dari DNA, mutasi DNA, dll.

Sangat jelas tidak kredibelnya orang yang menyanggah teori evolusi hanya bermodal argumen ini. Jangan kaget kalo admin simbahgugel yang super ganteng ini taruh argumen ini di puncak ketololan. Menyanggah dengan argumen "cuma teori" adalah lelucon yang jelas-jelas error.



2. "Menurut Dr Zakir Naik dan Harun Yahya teori evolusi adalah kebohongan belaka"

Dr Zakir Naik (ZN) tidak diragukan seorang dai perbandingan agama yang handal, tetapi argumen dia dalam mematahkan teori evolusi benar-benar sangat konyol. Dari menit pertama dia menyanggah evolusi, sudah tampak jelas dia tidak paham keseluruhan teori evolusi. Setidaknya, dari video yang banyak beredar ada 25 kesalahan ZN dalam mendebat teori evolusi. Ini adalah video ZN ketika membantah teori evolusi.


Silahkan sobat klik spoiler di bawah ini untuk menonton sanggahan dr zakir naik :



 Waktu admin dengar dari teman bahwa ZN berhasil mematahkan teori evolusi, saya pikir saya bakal denger argumen yang berbobot. Begitu buka yutubnya, pas menit pertama dia bilang Darwin ke pulau kalaetropis langsung males nonton nya eh. What in the world bro!!

Mengenai Harun Yahya (HY) aka Adnan Oktar, saya ga bakal detil, sebab beberapa bahasan HY pastinya akan bersinggungan di penjelasan saya di bawah nanti. Cuma saya perlu jelasin, HY seperti halnya ZN bukan peneliti atau akademisi biologi sehingga sanggahan yang mereka berikan ga bisa dijadiin pegangan.

HY memang seolah memberikan argumen-argumen yang cerdas dalam menyanggah teori evolusi di mata awam. Misalnya ketika HY mengkaitkan teori evolusi dengan penciptaan makhluk hidup, lalu tentang ledakan zaman kambrium, dll (akan dibahas di poin2 berikutnya di bawah). Namun bagi orang yang memahami teori evolusi, terlihat jelas HY tidak paham teori evolusi.

Baca juga : Teori konspirasi tragedi minggu berdarah

Narasi yang dibawa HY terlihat seolah olah logis, padahal itu bersumber dari ketidakpahaman (atau penyangkalan) HY dari teori evolusi. Saya sebutkan 3 alasan mengapa HY tidak patut dijadikan rujukan membantah teori evolusi.

Pertama, ia tidak mampu membedakan fosil antara ular laut dengan belut. Bagaimana mungkin seorang yang tidak mampu membedakan fosil ular laut dan belut dijadikan rujukan dalam membantah teori evolusi? Menurut Richard Dawkins, ahli etologi dan biologi evolusioner tentang HY, "Doesn't know anything about zoology, doesn't know anything about biology. He knows nothing about what he is attempting to refute"

Kedua HY hanya jago quote mining utk mendukung argumentasinya. Dia lihai mencomot pendapat akademisi biologi lalu diberikan narasi seolah pendapat akademisi tsb menolak teori evolusi. Misalnya ketika HY mendistorsi informasi tentang pendapat Russell Tuttle pada jejak kaki berusia 3 juta tahun berikut ini.

(Tulisan HY) Russell Tuttle, yang menyaksikan jejak kaki itu, menulis:

"Jejak kaki itu mungkin berasal dari seorang Homo sapiens yang bertubuh kecil, tanpa alas kaki. Ciri morfologis yang dapat dikenali pada kaki makhluk yang meninggalkan jejak tersebut tak bisa dibedakan dengan kaki manusia modern."

Padahal ini tulisan Russell Tuttle dalam Human Evolution bersama rekan nya.

"The probable misfit between feet, particularly toes IIV, of 3.0-million-year-old Australopithecus afarensis from Hadar, Ethiopia, and the 3.5-million-year-old hominid footprints at Site G, Laetoli, Tanzania, casts doubt that A. Afarensis made the Laetoli trails. We suggest that another species of Australopithecus or an anonymous genus of the Hominidae, with remarkably humanoid feet, walked at Laetoli. It would be imprudent to declare that Homo was present at Laetoli 3.5 million years ago (my) because there is no evidence of brain expansion, advanced tool manufacture, or other non-locomotor hallmarks of the human condition at Site G."

Jelas sekali HY memanipulasi informasi, Tuttle tidak pernah mengkaitkan jejak tsb berasal dari Homo Sapiens (manusia modern). Tuttle hanya meragukan jejak tersebut dibuat oleh afarensis (biasa awam taunya Lucy). Kalangan ilmuwan memang memperdebatkan spesies apa yang membuat jejak kaki ini, tapi tidak ada satupun ilmuwan yang kredibel mengkaitkan jejak kaki ini dibuat oleh homo sapiens atau anak-anaknya.

Satu contoh lagi quote mining ala HY (gue bisa aje kasih puluhan contoh lain, tapi capek). HY mengkutip Professor Paleoantropologi Daniel E. Lieberman. Berikut komentar Lieberman yang diambil oleh HY dari Nature Magazine (March 22, 2001 ; page 419-420).
"The evolutionary history of humans is complex and unresolved. It now looks set to be thrown into further confusion by the discovery of another species and genus, dated to 3.5 million years ago. [Dipotong lalu dilanjut ke hal 420] The nature of Kenyanthropus platyops raises all kinds of questions, about human evolution in general and the behaviour of this species in particular. Why, for example, does it have the unusual combination of small cheek teeth and a big flat face with an anteriorly positioned arch of the cheekbone? All other known hominin species with big faces and similarly positioned cheekbones have big teeth. I suspect the chief role of K. platyops in the next few years will be to act as a sort of party spoiler, highlighting the confusion that confronts research into evolutionary relationships among hominins."

Kelihatan seperti membela argumen HY ya? Ternyata ini cuma quote mining ala HY, yang suka mencatut bagian2 yang seolah mendukung dia.

Padahal jelas2 di artikel yang sama Prof Lieberman menulis begini :
"We can now say with confidence that hominin evolution, like that of many other mammalian groups, occurred through a series of complex radiations, in which many new species evolve and diversify rapidly. It seems that between 3.5 and 2 million years ago there were several human-like species, which were well adapted to life in different environments, although in ways that we have yet to appreciate fully. But these radiations bring with them systematic headaches, because they make it hard to work out where new species fit in by using standard information from skull and teeth fossils. A challenge for the next decade will be for skeletal biologists, palaeontologists and molecular biologists to work together, to devise new analytical methods with which to tease trustworthy signals from these data. My guess is that it will be quite a while before we can confidently determine the position of Kenyanthropus platyopsin the human evolutionary tree"

Isi keseluruhan dari artikel ini adalah Prof Lieberman menduga terdapat banyak keberagaman hominin awal yang hidup sejaman pada saat itu (yang akhirnya terbukti itu benar di dekade ini dan hal ini lumrah dalam evolusi). Sekaligus bagi Prof Lieberman menjadi tantangan pada akademisi untuk membentuk metode analisa baru berdasar data dari temuan fosil-fosil yang baru.

Seperti halnya teori relativitas Einsten yang mengkoreksi hukum gravitasi ala Newton setelah bertahan lebih dari 200 tahun. Jadi tidak benar Prof Lieberman membantah evolusi, tak lebih hanya bualan HY dalam mencatut komentar akademisi.


Ketiga, untuk saudara Muslim yang menggunakan argumen-argumen HY, ada baiknya pelajari dulu siapa HY, termasuk kehidupan pribadinya. Saya cuma mau bilang, jika HY yang dianggap mewakili umat muslim, jujur saja itu memalukan. Saya tidak ingin personal insult, tapi dari berita-berita yang beredar di media, HY sepertinya jauh dari Islam. Bagaimana dia membentuk sekte, ritus2 yang diadakan, pengkultusan diri, sepertinya jauh dr mazhab2 Islam yang populer di masyarakat. Klo masih ngeyel, nanti saya bawa kesini artikelnya jangan sakit hati loh. Meskipun sbnrnya ga nyambung sih sama topik bahasan evolusi.


According to those facts, no wonder this argument should be put on 2nd dumbest argument. Pardon me HY and ZN fanboy, their arguments are crap. Dont be mad at me, mad at them that fabricate information lol...




3. "Kucing rumahan ditaruh hidup di kutub lama-lama juga mati, begitu juga anjing, singa, dll. Jadi teori makhluk hidup berevolusi itu tidak mungkin alias bohong"

Mengharapkan evolusi dengan ilustrasi diatas adalah contoh kegoblokan yang kebablasan. Buat gue, boleh dongok asal jangan mentok. Bahkan ilustrasi diatas lbh konyol daripada eksperimen memotong ekor tikus tiap generasi sambil mengharapkan tikus di generasi tertentu terlahir tanpa ekor.

Pertama-tama harus dipahami bahwa evolusi itu terjadi secara gradual dengan rentang seminimnya ratusan ribu tahun. Jadi bukan sulap sim salabim dalam sekejap sesuai yang diharapkan penentang evolusi.

Kedua evolusi terjadi dengan banyak faktor misal seleksi alam (perebutan wilayah, perubahan habitat, ketersediaan makanan, iklim, cuaca dll), mutasi genetik, allele flow, perubahan katastrofis dll. Melakukan ilustrasi diatas sbnrnya sama saja membunuh binatang sambil berharap binatang tsb berevolusi.

Ketiga, ketika anda berbicara evolusi anda tidak sedang berbicara pada satu individu, melainkan dalam hitungan populasi. Dalam jangka sekian ratus ribu sampai jutaan tahun populasi-populasi makhluk hidup mengalami banyak faktor mekanisme evolusi (seleksi alam, mutasi genetik, allele flow, dll). Pada fase tertentu, faktor2 tadi bisa berakumulasi mengakibatkan populasi tersebut mengalami evolusi. Itupun evolusinya bisa saja hanya dalam bentuk evolusi mikro atau mungkin evolusi makro. Di poin ttg evolusi manusia saya akan berikan contoh tentang evolusi mikro.

Keempat mekanisme evolusi itu bertindak acak, selama manusia tidak sedang ingin merekayasa makhluk hidup tertentu. Pertanyaannya, apakah ilustrasi yang tergambar di statement atas terjadi secara acak?

Begini aja, biar lebih mudah dipahami awam, gua kasih ilustrasi paling sederhana dari proses evolusi.

A. Phase 1 = Year 0 - 1 million years

Asumsikan di suatu pesisir pantai wilayah "seluas benua Australia" (lengkap dengan kondisi geologis dan geografisnya yg beraneka ragam) ada spesies "hewan mirip kucing" yang hidup berkelompok (populasi). Biar mudah kita sebut dengan spesies Memek. Karena perubahan iklim, air laut yang mengelillingi "wilayah seluas benua australia" tersebut mengalami kenaikan, anggap saja kenaikan per tahunnya adalah 1 mm.

Perlahan-lahan pesisir menjadi laut dan daerah dekat pesisir menjadi rawa. Selama perubahan kondisi alam dari generasi ke generasi, Memek lantas mengalami pola hidup. Pada jangka waktu tersebut ada populasi Memek yang memilih bermigrasi ke tempat lebih tinggi untuk mencari makanan yang mirip dengan makanan awal ketika belum terjadi kenaikan air laut, sementara populasi Memek yang lain memilih tetap di pesisir.

Populasi Memek yang hidup di wilayah pesisir lambat laun mengalami kekurangan pasokan makanan karena mangsa mereka mulai kekurangan tumbuhan primer sebagai makanan.

B. Phase 2 = 1 million years - 3 million years

Air laut kini sudah naik sampai lebih dari ketinggian 1.000 meter. Pada titik ini tumbuhan sudah nyaris habis di rawa kecuali menjauh sedikit dari rawa. Di dekat rawa kini ada terjadi perubahan perilaku pada Memek : Memek yang mengurangi berburu dan mulai mengkonsumsi tumbuhan jauh dari rawa (Memek A) ; dan Memek yang hidup di darat namun mulai berani mengambil langkah radikal untuk nyemplung ke air untuk mencari ikan (Memek B).

Lambat laun kedua Memek tadi mengalami mikro evolusi, berbeda dari spesies Memek yang memilih migrasi pertama kali. Contohnya terjadi perubahan kadar enzim, susunan alat pencernaan, ukuran limpa, paru-paru, dll karena pola makan. INGAT proses ini tidak terjadi begitu saja dari satu generasi ke generasi berikutnya secara ujug-ujug, butuh waktu hingga ratusan atau ribuan generasi untuk mencapai tahap ini.

C. Phase 3 : 3 million years - 5 million years.

Kedua populasi Memek yang memilih tidak bermigrasi (Memek A & Memek B) kini mengalami perubahan morfologi yang membuat mereka sepenuhnya menjadi spesies yang terpisah dengan populasi Memek yang bermigrasi ke dataran tinggi.

Memek A kehilangan banyak gigi taringnya karena mulai menjadi herbivora sepenuhnya. Kuku mereka pun berubah bentuk karena tidak dibutuhkan untuk berburu. Susunan mata juga berubah. Sedang Memek B dikarenakan kemampuan menyelam dari generasi ke generasi, kulit mereka mulai kehilangan bulu, dan lambat laun lapisan minyak menyelubungi kulit mereka. Paru-paru mulai mengecil dan kemampuan kulit untuk menyerap udara mulai nampak. Pada kaki, kuku mereka hilang dan kini muncul selaput untuk membantunya berenang.

Sementara populasi Memek yang bermigrasi ke dataran lebih tinggi pertama kali, berhasil menemukan makanan yang sama atau paling tidak mirip dengan makanan awal sebelum kenaikan air laut. Kondisi mereka nyaris sama dengan kondisi sebelum mereka bermigrasi pertama kali.

C. Phase 4: 5 million years - 7 million years

5.000.000 tahun, ketinggian air laut mulai naik diatas 5.000 meter dibandingkan kondisi awal. Pada saat ini sudah terbentuk 3 spesies Memek. Pertama Memek yang bermigrasi dan tidak mengalami perubahan tubuh. Kedua Memek A yang menjadi herbivora sejati. Ketiga Memek B yang mampu menyelam dan berburu di air (amfibi).

Pada suatu kondisi, populasi Memek B yang mengalami lagi perubahan perilaku. Dikarenakan faktor pasokan makan, perebutan wilayah, mutasi, dll (silahkan baca mekanisme evolusi utk lebih lengkapnya) ada populasi Memek B yang 'memilih' untuk hidup lebih permanen di air (mamalia akuatik) dan meninggalkan perilaku amfibi nya (sebut Memek B-1).
Lambat laun mereka mengembangkan kemampuan menahan napasnya dengan mutasi paru-paru mereka. Kaki mereka lambat laun mengecil dan kaki belakang menyatu untuk membantu proses menyelam. Perlahan kaki mereka bermutasi menjadi sirip.

INGAT perubahan dari kaki menuju sirip juga tidak terjadi begitu saja. Butuh proses berliku yang menyebabkan selaput kaki melebar, kulit mulai bisa menyerap air, kulit berminyak, tulang kaki menyatu, dll. SEKALI LAGI butuh ratusan bahkan ribuan generasi untuk mencapai kondisi ini.

Result :

Sampai sini sudah terbentuk 4 macam spesies yang dari berawal hanya 1 spesies : 1) Memek original yang berpindah ke dataran tinggi tanpa perubahan berarti; 2) Memek A yang herbivora; 3) Memek B yang amfibi; 4) Memek B-1 yang menjadi mamalia laut.

Dari sini bisa dilihat bahwa satu populasi yang mulai tersebar satu sama lain akan mengalami perubahan sedikit demi sedikit menyesuaikan tubuhnya dengan kondisi sekitar, dan terbentuk tiga populasi baru yang berbeda, biasa disebut sebagai spesies. Ilustrasi gue mungkin ga sempurna. Pada aslinya evolusi tidak sesederhana ini. Aliran percabangan hasil evolusi pun pastinya lebih beragam daripada ilustrasi gua.

Pada sisi teknis gua seharusnya mendetilkan mekanisme evolusinya, mulai dari kondisi geografis, habitat, adaptasi, mutasi, aliran gen (yg mana urusan genetika gua ngaku lemah), dll. Tetapi ilustrasi ini paling mendekati kemungkinan evolusi daripada naro anjing di kutub utara lalu mengharapkan anjing berevolusi. Dasar Anjing!!! Hehehe becanda loooh


Loading...
Loading...
Loading...
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar