--> Skip to main content

Mengapa Kita diliburkan Dalam Menghadapi Corona ?

''Mengapa kita diliburkan dalam menghadapi  corona ? '' Salah satu dari beberapa pertanyaan netizen yang sering penulis temui di sosmed semenjak pandemi bernama '' virus corona '' mewabah bikin banyak negara di dunia kalang kabut .


Virus corona atau dalam bahasa kesehatan nya juga dikenal dengan sebutan severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.

Covid 19 merupakan virus jenis baru yang dapat menyerang siapapun baik tua muda, anak anak,bayi,ibu hamil dll .
Proses penularan nya pun sangat luar biasa hingga bikin negara negara di dunia kalang kabut dibuat nya , bahkan berdasarkan survey yang data nya penulis ambil dari web inews.id , hingga kini tertanggal 30 maret 2020 . Sudah ada 700 ribu kasus penderita covid 19 diseluruh dunia 33.568 di antaranya meninggal dunia.



Kenapa kita diliburkan dalam menghadapi corona ?
Untuk menjawab pertanyaan ini , kita perlu tau terlebih dahulu bagaimana proses penularan penderita corona ini .


Menurut WHO ( World Health Organization) , penyebaran virus corona hingga menjadi pandemi akut seperti sekarang ini melalui  tetesan kecil yang keluar dari hidung atau mulut ketika mereka yang terinfeksi virus bersin atau batuk .

Tetesan air tersebut lalu jatuh ke benda benda tertentu dan orang sehat , lalu si orang sehat ini menyentuh mata,hidung dan mulut hingga menyebab kan virus tersebut masuk ke tubuh dan menginfeksi nya .


Tidak cuma itu, ketika si sakit bersin lalu terhirup oleh orang sehat , si orang sehat tadi juga bisa ikut tertular juga . Itulah sebab nya pemerintah menganjurkan untuk menjaga jarak setidak 1 meter ketika bertemu seseorang .


Di indonesia sendiri sudah ada lebih dari 1.400 kasus corona, sebanyak 122 orang meninggal dan 64 pasien berhasil sembuh dari Covid-19.  DKI Jakarta masih menjadi wilayah dengan jumlah kasus infeksi terbanyak mencapai 698, kemudian disusul oleh Jawa Barat dan Banten.


Menanggapi hal ini pemerintah mengambil tindakan cepat dengan meliburkan semua kegiatan baik ASN ,pelajar,mahasiswa, pegawai kantoran hingga buruh pabrik .

Apa tujuan nya ?
Tentu saja untuk memutus rantai penularan virus covid 19 ini . Sudah saya singgung diatas bahwa penularan terjadi karena adanya kontak antara si sakit dan si sehat sehingga tanpa sengaja virus masuk ke tubuh si sehat . Dengan semua aktifitas diliburkan lalu masarakat diminta untuk tetap stay dirumah ( jika tidak ada hal penting ) maka dapat memperkecil kemungkinan terjadi nya kontak di masyarakat .

Jika seperti ini , mata rantai penularan covid 19 akan dapat diputus secara tepat .


Maka dari itu, mari kita bantu pemerintah dengan :
1. Tetap tinggal dirumah
2. Jika memang ada keperluan mendesak untuk keluar rumah harap patuhi standar keamanan diri dengan memakai masker dll ,
3. jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain
4. jaga kesehatan , jika terkena flu istirahat saja dirumah . Jika memburuk segera call 199







Loading...
Loading...
Loading...
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar