Skip to main content

Shalat Rawatib : Niat dan Tata Cara Sholat Shunnah Sebelum dan Sesudah Shalat Wajib

Pada Kesempatan kali ini admin simbahgugel akan mencoba berbagi seputar panduan lengkap shalat sunnah rawatib berupa tata cara,niat dan waktu pengerjaan nya.


Salah satu bentuk kasih sayang Allah SWT untuk hamba hamba nya adalah dengan di sariatkan nya ibadah tambahan ( sunnah ) , dan ibadah sunnah paling utama adalah sholat sunnah sebelum dan sesudah shalat wajib ( rawatib ) ini .

Bahkan karena saking penting nya sholat rawatib ini bahkan rosul pun tak pernah sekalipun meninggalkan nya.
baca juga :
sholat istisqa , panduan lengkap doa meminta hujan
panduan cara shalat taubat

Shalat sunnah rawatib atau lebih dikenal sebagai sholat qobliyah dan ba'diyah adalah solat sunnat yang dikerjakan sebelum dan sesudah shalat fardhu. Seluruh dari solat rawatib ini ada 22 rakaat, Yaitu :

  • Sunnah rawatib mua'akkad
  1. 2 rakaat sebelum shalat subuh ( sesudah solat subuh tidak ada solat ba'diah )
  2. dua rakaat sebelum shalat zhuhur
  3. dua rakaat sesudah shalat zhuhur
  4. dua rakaat sesudah shalat magrib
  5. dua rakaat sesudah shalat isya.
  • Sunnah rawatib ghoiru muakkad
  1. dua rakaat sebelum shalat zhuhur
  2. dua rakaat sesudah salat zhuhur
  3. dua atau empat rakaat sebelum shalat ashar
  4. dua rakaat sebelum solat magrib
  5. dua rakaat sebelum shalat isya
Keterangan :
Dua rakaat sebelum solat zhuhur dan sesudah nya termasuk kedalam sunnat rawatib muakkad ( penting dan sangat dianjurkan ) dan shalat rawatib ghoiru muakkad  ( tidak terlalu dianjurkan ).

Jadi shalat sunnah sebelum zhuhur empat rakaat dan setelah zhuhur empat rakaat. Dua rakaat penting dan dua rakaat tidak penting.

Apa dalil dalil dari dianjurkan nya solat sunnah rawatib ini ?
Segala sesuatu yang berhubungan dengan syariat / ibadah tentunya harus berdasarkan pada dalil dalil yang jelas, entah itu al qur'an maupun assunnah.

Sedangkan untuk dalil dari sholat sunnah sebelum dan sesudah shalat wajib ini , penulis akan memberikan contoh dari beberapa dalil yang mendasari pengerjaanya .
Berikut salah satu nya :

Dari Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma dia berkata: “Aku menghafal sesuatu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berupa shalat sunnah sepuluh rakaat yaitu; dua rakaat sebelum shalat zuhur, dua rakaat sesudahnya, dua rakaat sesudah shalat maghrib di rumah beliau, dua rakaat sesudah shalat isya’ di rumah beliau, dan dua rakaat sebelum shalat subuh.” (HR. Al-Bukhari no. 937, 1165, 1173, 1180 dan Muslim no. 729).

Niat sholat sunnah sebelum dan sesudah shalat wajib (rawatib)

Niat shalat sunnah rawatib 2 rakaat sebelum shalat zhuhur :

''Usholli Sunatta Dhuhri Rok’ataini Qobliyatan Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala.''

Artinya :
Aku niat shalat Sunnah sebelum Dzuhur 2 rakaat, menghadap Kiblat karena Allah Ta’ala.

Niat shalat sunnah sesudah shalat zhuhur :

''Usholli Sunnata Dhuhri Rok’ataini Ba’diyah Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala.''

Artinya :

Aku niat shalat Sunnah setelah Dhuhur 2 rakaat, menghadap Kiblat karena Allah Ta’ala.

Niat shalat sunnah rawatib 2 rakaat sebelum sholat ashar :

''Usholli Sunattal as' ari’ rak'ataini Qobliyatan Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala.''

Artinya :
Aku niat shalat Sunnah sebelum ashar 2 rakaat, menghadap Kiblat karena Allah Ta’ala.

Niat sholat sunnah rawatib sebelum shalat magrib :

''Usholli sunnatal magribi rak'ataini qobliatan lillahita' ala''

Artinya : 
Aku berniat mengerjakan shalat sunnah sebelum magrib karena allah ta'ala

Keterangan :

Untuk niat sholat sesudah ( sholat fardu ) simbah tinggal ganti saja ''qobliyah'' menjadi ''ba''diyah'' . Begitu juga dengan sholat qobliyah dan ba'diyah sholat isya - subuh , simbah hanya perlu menganti nya saja.

Tata cara sholat sunnah sebelum dan sesudah shalat wajib

  • Niat nya menurut shalatnya : maksut nya , sesuaikan dengan waktu kapan pengerjaan dari sholat rawatib tersebut, jika dikerjakan sebelum shalat magrib ,maka tinggal menambah kan ( magribi dan qobliyah ) begitu seterusnya.
  • Tidak dengan adzhan dan iqamah
  • Dikerjakan dengan tidak berjamaah
  • Bacaan nya tidak boleh dengan suara nyaring
  • Jika dikerjakan lebih dari 2 rakaat, maka tiap tiap 2 rakaat di tutup dengan satu salam. Lebih dianjur kan tempat mengerjakan nya pindah bergeser sedikit dari tempat salat fardhu yang baru dikerjakan.
Bacaan surat yang dianjurkan saat mengerjakan sholat sunnah rawatib

Surat yang dibaca saat qobliyah subuh :


Dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu, “Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada sholat sunnah sebelum subuh membaca surat Al Kaafirun
dan surat Al Ikhlas (HR. Muslim no. 726)


Surat yang dibaca saat ba'diyah magrib :

Dari Ibnu Mas’ud radiyallahu ‘anha, dia berkata: Saya sering mendengar Rasulullah shallalllahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau membaca surat pada sholat sunnah sesudah maghrib:” surat Al Kafirun (قل يا أيها الكافرون) dan surat Al Ikhlas (قل هو الله أحد). (HR. At-Tarmidzi no. 431, berkata Al-Albani: derajat hadits ini hasan shohih, Ibnu Majah no. 1166)
Loading...
Loading...
Loading...
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar